Contact us





KISAH KAPAK, GERGAJI, PALU DAN NYALA API

KISAH KAPAK, GERGAJI, PALU DAN NYALA API


Alkisah suatau ketika kapak, gergaji, palu dan nyala api sedang
melakukan perjalanan bersama. Disuatu tempat perjalanan, mereka terhenti karena terdapat sepotong besi baja yang tergeletak menghalangi jalan mereka. Mereka berusaha menyingkirkan baja tersebut dengan kekuatan mereka masing-masing.

"Baja itu bisa aku singkirkan," kata kapak. Pukulan demi pukulan ia layangkan dengan  keras sekali menghantam baja yang kuat dan keras itu. Tapi tiap bacokan hanya membuat kapak itu semakin tumpul sendiri sehingga sampai ia berhenti.

"Sini biar aku yang mengurusnya," kata gergaji. Dengan gigi-giginya yang tajam tanpa perasaan, ia pun mulai menggergaji. Tapi alangkah kaget dan kecewa ia, ketika semua giginya menjadi tumpul dan rontok.

"Apa kubilang," kata palu. "Sudah aku katakan, kalian takan bisa! Sini, akan kutunjukan caranya." Tapi baru sekali ia memukul, kepalanya terpental sendiri, dan baja tetap tak berubah.

"Boleh aku coba?" tanya nyala api. Dan ia pun melingkarkan diri, dengan lembut menggeluti, memeluk dan mendekap erat sepotong besi baja tersebut tanpa mau melepaskannya. Baja yang keras itupun meleleh dan mulai berubah.

RENUNGAN :
Ada banyak hati yang cukup keras untuk melawan kemurkaan dan amukan kemarahan demi harga diri. Tapi jarang ada hati yang tahan melawan api cinta kasih yang hangat. Betapa sifat arif dan bijaksana ada dalam sebuah kelembutan dan kehangatan, seperti api yang mencairkan hati yang dingin. Dan tak akan ada yang sanggup menampik cinta dan kasih saying yang diberikan secara tulus.

Selamat menyalakan api cinta untuk lingkungan kita yang lebih baik!

0 Reviews:

Posting Komentar

close
REKOMENDASI BARANG MURAH